Backup.. backup.. backup…

Backup.. backup.. backup…

Karena masih trauma kehilangan data 1 hardisk di awal tahun, sekarang gw membiasakan RITUAL untuk buat backup data kedalam DVD, ceritanya diawal tahun data2 yang sudah sengaja dibuat terpisah pada Harddisk khusus terpisah dari OS tiba-tiba gag kedetect sama sekali, padahal tidak ada tanda-tanda sama sekali kalau akan rusak. Dan yang menyebalkan karena harddisk data ini yang tiba2 rusak bukan harddisk OS, sebenarnya kalau dilihat dari umur harddisk OS dan Data jelas hardisik data jauh lebih baru dan saat rusak itu sendiri juga masih ada garansi.

Hardisik data ini masih tergolong baru dan masih ada garansi dari vendor kantor tempat gw beli, dan vendor kantor juga sudah bersedia menganti hardisk tsb dengan yang baru cuma dengan catatan semua data hasil kerjaan kantor, project-project yang sempat dibuat, hasil download dan sebagainya yang ada didalamnya pasti akan HILANG :((((

Karena semua data yang ada didalam harddisk tersebut jauh lebih penting akhirnya gw coba cari PENGOBATAN ALTERNATIVE special buat harddisk. Sebagai catatan waktu harddisk tersebut rusak di bulan Maret, garansi toko akan segera habis pada awal April… jadi gw cuma punya waktu gag sampe 1 bulan buat cari pengobatan alternative sebelum garansi-nya benar2 habis.

Semua tempat pengobatan alternative yang gw dapet dari tanya2 di milis udah gw coba telp, dan beberapa tempat lain yg gw tau juga coba gw datangin satu-persatu mulai dari tempat service andalan jaman kuliah di dekat kampus, temen-temen yang saat kuliah dulu punya reputasi sebagai dukun harddisk nomor satu sampai ke pengobatan alternative di cimande yang ternyata hanya menerima pengobatan patah tulang.

Dari semua alternative yang sudah dicoba hasilnya tetap nihil, harddisk tetap tidak terobati. Dari beberapa tempat yg sempat gw datangi mereka sempet minta harddisk di tinggal untuk rawat inap selama 1-2 minggu untuk ditest dan diperbaiki, tapi gw sendiri kurang percaya kalau harus sampai ditinggal karena takutnya nanti bukan tambah bener malah makin rusak dan garansi hilang.

Dan berdasarkan hasil Diagnosa dengan sesajen 1 bungkus rokok DJISAMSU, beberapa gelas kopi dari temen yang berprofesi sebagai dukun hardisk nomor wahid jaman kuliah, gw musti coba cari board harddisk sejenis untuk di KANIBAL mengantikan board harddisk gw yang rusak, itu pun menurut beliau belum tentu berhasil kalau ternyata disk data didalamnya juga rusak.

Dari sini gw coba merelakan kepergian harddisk tersebut untuk diganti baru karena masih ada garansi, dan dari pengalaman buruk ini gw coba menyisihkan sebagian penghasilan untuk disumbangkan membeli sebuah DVD Writer yang kebetulan juga sudah mulai turun harganya, dan saat ini harga 1 DVD kosong juga gag terlalu mahal jadi gag ada alasan lagi untuk tidak memulai ritual BACKUP… BACKUP dan BACKUP.



Leave a Reply